|

GR, Diduga Jual Gorong-gorong Aset Milik PT Wsp

Busernews19.com, Serang,-

Salah seorang oknum pengusaha galian tanah merah yang berinisial GR (39 thn) asal warga Kampung Cigobang, Desa Kamuning, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Yakni, diduga jual gorong-gorong beton sebanyak 4 (Empat) buah dengan harga persatu Rp 2.000,000, (Dua juta rupiah) milik perusahan PT Wijaya Karya (Wika) salah satu anak perusahan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia. Yang saat ini masih tahap proses pengerjaan Jalan Tol Serang Panimbang – Banten.

Pasalnya penjualan gorong-gorong beton itu menggunakan surat pernyataan dan ditandatangani diatas meterai 6.000 oleh GR, berikut 2 (Dua) saksi yaitu AY serta AS, yang terlampir dalam surat tersebut.

Gorong-gorong tersebut diduga diterima oleh salah satu Kampus STISIP TRIMASDA, yang saat ini masih tahap pembangunan, di kawasan Jalan Raya Tunjung Teja, Warung Gunung, Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, Provinsi Banten.

Hal ini dikatakan oleh beberapa narasumber media online Buser News yang enggan disebutkan namanya, ia menjelaskan, “ya benar yang saya tau kalau tidak salah gorong-gorong itu milik PT. Wika, dan saya dengar dijual sama salah satu bos galian tanah merah ke Kampus STISIP TRIMASDA buat jalan saluran air menuju kampus” jelasnya.

Namun sangat ironis ketika dikonfirmasi melalui pesan whatsapp oleh awak media online, oknum pengusaha galian tanah merah itu GR dalam balasan pesannya berdalih dan mengaku gorong-gorong tersebut adalah miliknya.

“Itukan gorong-gorong nya punya saya, karena itu galian saya coba aja liat diijin lingkungannya siapa yang garap. Otomatis fasilitas itu punya saya kang, kalau emang punya Wika mungkin udah ngga ada disitu udah dibawa, mungkin hanya itu yang saya bisa jelaskan” kata GR, Senin (13/09/21).

Menurut salah satu humas lapangan yang sering di sapa Ade bedug, saat dihubungi via telpon seluler whatsapp membenarkan gorong-gorong tersebut adalah milik PT Wika.

“Ya kang bener memang gorong-gorong itu yang berada digalian tanah merah milik GR setau saya punya PT Wika, dan pihak PT Wika hanya meminjamkan saja, untuk fasilitas tanah yang sedang digarap. Ataupun gorong-gorong tersebut dijual oleh GR, coba nanti saya konfirmasi ke bagian aset PT Wika” ujarnya.

Sementara itu saat jurnalis media online Buser News mendatangi kampus STISIP TRIMASDA, untuk konfirmasi kebagian pengelola pengerjaan bangunan kampus tersebut, namun dilokasi terpantau sepi hanya ada bangunan yang belum selesai sehingga berita ini diterbitkan.

Penulis : M. Uki

Reporter : Busernews19.com

Similar Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *